Alat Rapid Test Cara Kerja hingga Harga Jualnya

Alat Rapid Test – Pemerintah saat ini terus mengusahakan bagaimana caranya mencegah penyebaran virus corona salah satunya dengan menggunakan rapid test covid. Tes ini diharapkan dapat memutus rantai penyebaran agar pasien yang positif dapat mengisolasi diri.

Saat ini, alat rapid test covid masih didatangkan pemerintah dari luar negeri. Jumlahnya yang terbatas, hanya boleh digunakan pada orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP) dan tenaga medis.

Alat Rapid Test Corona Terbaru

1. Pengertian

Alat Rapid Test covid adalah merupakan metode awal dalam mendeteksi corona pada tubuh manusia. Pengecekannya dilaksanakan bersama dengan mengambil alih sampel darah pasien dan menyaksikan adakah antibodi lgM dan lgG.

Apa itu antibodi lgM dan lgG? lgM dan lgG adalah antibodi yang diproduksi kala tubuh terpapar virus corona. Jika hasil tes menunjukkan positif pasien perlu laksanakan pemerisakan lanjutan yakni tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk swab cairan di saluran pernapasan.

Tes PCR ini bertujuan agar bisa meyakinkan betul jika pasien terinfeksi virus corona atau tidak. Karena bisa saja antibodi lgM dan lgG terhadap tubuh muncul terhadap virus lain didalam tubuh.

Alat Rapid Test Covid Termurah

2. Cara Kerja

Dalam melakukan pengecekan petugas medis bisa dilakukan pengambilan darah di ujung jari pasien. Kemudian darah bakal diteteskan ke didalam alat rapid tes bersama dengan cairan penanda antibodi.

Untuk melihat hasilnya bisa ditunggu sekitar 10-15 menit, indikasi pada alat ini ada 3 keterangan yakni C, lgG, dan lgM. Bila pasien positif, maka akan muncul garis terhadap keterangan C dan lgG atau lgM. Sedangkan garis yang muncul terhadap keterang C artinya pasien negatif.

Jika sudah di ketahui hasil tes tersebut maka jika pasien positif perlu dilaksanakan swab dan isolasi mandiri selama 14 hari. Dengan begitu jika pasien negatif maka perlu dilakukan isolasi di rumahnya selama 14 hari.

Tes ini perlu dilakukan ulang jika pasien negatif didalam rentang kala 7-10 hari sehabis rapid tes pertama. Pasalnya, pembentukan antibodi lgG dan lgM membutuhkan kala hingga beberapa minggu sehabis tubuh terpapar virus corona.

Alat Rapid Test Murah Terbaik

3. Marak Dijual Online

Alat rapid tes saat ini memang sudah banyak di jual di internet atau online. Hanya saja kualitas apakah mencukupi standar atau tidak. Dilihat detikcom, harga rapid test dijual dari harga Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah per boksnya.

Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) Prof Amin Soebandrio sendiri tidak menyarankan untuk melakukan rapid test sendiri karena memang membutuhkan prosedur yang benar petugas kesehatan.

“Sebaiknya yang laksanakan itu (rapid test covid) adalah petugas kesehatan karena mereka bakal mencatat orang ini tinggalnya di mana, hasilnya apa. Kalau negatif artinya perlu diulang ulang didalam beberapa hari kemudian untuk memastikan. Kalau positif diuji ulang bersama dengan PCR (Polymerase Chain Reaction),” kata Amin Soebandrio.

Alat Rapid Test Terbaik Terpercaya

Di tanggal 9 juli 2020 lalu pemerintah Indonesia mencanangkan peluncuran alat rapid test covid-19 yang diproduksi di dalam negeri. Alat rapid test ini disebut dengan RI-GHA COVID-19, dilansir dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Dari laman yang sama, Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa ada banyak keistimewaan yang bisa didapat berasal dari rapid test covid yang diproduksi dalam negeri. Alat tes ini memiliki keistimewaan lebih cepat, praktis, dan fleksibel.

Proses pengetesan corona ini hanya memakan waktu 15 menit. Dan juga alat tambahan tidka diperlukan dikarenakan bisa dilaksanakan sendiri. Berikut ini ada kabar baik yang mungkin bisa meningkatkan harapan kita dalam memberantas wabah ini, hasil nilai sensitivitas pengetesan capai angka 96,8% dan IGG capai angka 74%. Bambang mengaku produk rapid test covid tetap tetap ditingkatkan akurasinya.

Kementerian Kesehatan RI juga telah beri surat edaran terkait alat rapid tes covid ini. Namun begitu masyarakat tetap di himbau untuk tetap melakukan protokol kesehatan jika ingin pandemi corona ini segera berhenti.

Gejala Penyakit Corona

Selain kita menerapkan protokol kesehatan ada pentingnya kita mengetahui apa saja gejala penyakit corona ini. Hal yang perlu dilakukan agar Anda lebih mengetahui di dalam beri tambahan penanganan kalau berjalan masalah di kurang lebih Anda.

Di kutip dari WHO.int, kita bisa melihat tanda-tanda virus corona ini dari berbagai hal seperti pertama virus corona memicu rasa sakit ringan sampai pneumonia. Demam tinggi, batuk, tenggorokan jadi sakit, dan sakit kepala menjadi tanda-tanda penyakit corona lain yang dirasakan kalau seseorang di serang virus. Di sebagian kasus, virus corona termasuk bisa memicu seseorang menjadi sulit bernapas sampai meninggal dunia.

Alat Rapid Test Resmi Di Indonesia

Rapid test ini menggunakan sampel darah dalam pengujiannya apakah seorang tersebut reaktif atau tidak terhadap Covid-19. Rapid test bekerja bersama dengan mendeteksi immunoglobulin. Dalam perihal ini, seseorang yang terinfeksi akan membentuk antibodi yang disebut immunoglobulin, yang sanggup dideteksi di darah.  Hasil rapid test mampu diketahui di dalam sementara 15-20 menit dan mampu dilakukan di mana saja.

Namun begitu rapid test ini ada kelemahannya seperti misalya “’false negative” yang artinya hasil tes negatif namun sebenarnya positif. Hal bisa terjadi jika rapid tes di lakukan kurang dari 7 hari sehabis terinfeksi.

Hal ini bisa diakibatkan dari rapid tes import, sepanjang ini alat rapid test yang ada di Indonesia memang masih import, namun saat ini pemerintah mulai memproduksi sendiri rapid test buatan di dalam negeri. Kecepatan menunjukan hasilnya jauh lebih cepat. Harganya jah lebih tidak mahal dari yang import.

Rapid test buatan Indonesia dinamakan RI-GHA Covid-19. Nama itu singkatan berasal dari Republik Indonesia-Gajahmada, Hepatika, Airlangga.

Rapid test RI-GHA Covid-19 itu dibikin di laboratorium Hepatika Bumi Gora Mataram, Nusa Tenggara Barat, dua universitas ternama itu yang dapat menguji validasi alat ini.

RI-GHA Covid-19 lahir di ruangan laboratorium berukuran 12×10 meter persegi, yang dikomandoi oleh Profesor Mulyanto, Kepala Laboraturium Hepatika Bumi Gora Mataram.

RI-GHA Covid-19 bentuknya sederhana, tapi dipercayai memiliki akurasi yang tinggi. “Bukan hanya itu, rapid test buatan kami ini murah dan harganya terjangkau oleh penduduk Indonesia. Kami mematok harga Rp 75.000 per paketnya. Dapat diandalkan dan tak kalah dengan alat-alat rapid test buatan luar negeri,” kata Mulyanto, kepada Kompas.com di Laboraturium Hepatika Mataram, Senin (22/6/2020).

Harga jual RI-GHA Covid-19 sangat dimungkinkan untuk bisa lebih murah. Asal bahan baku pembuatan bisa diproduksi sendiri di di dalam negeri. Saat ini beberapa bahan baku tetap diimpor dari China.

Mulyanto meminta RI-GHA Covid-19 bisa digunakan masyarakat, agar lihat Covid-19 bukan hal yang menakutkan, tetapi sedikitnya bisa bersahabat bersama dengan virus itu.

Dia meminta beragam inovasi lain dapat lahir sebagai buah dari pelajaran hadapi pandemi Covid-19. Menurut konsep RI-GHA Covid-19 dapat tersedia dipasarkan secara bebas mulai Juli 2020. Saat ini puluhan ribu paket RI-GHA Covid-19 telah mulai dipesan oleh beragam pihak.