Budidaya Ikan Gurame

budidaya ikan gurame – Cara budidaya ikan gurame ini sudah diterapkan oleh tidak benar satu mitra GDM yang bernama Bapak Ogo di Cilacap. Beliau memulai ternak ikan gurame bersama keseluruhan 1440 benih ikan gurame bersama ukuran sebesar korek api.
Dari 1440 benih ikan gurame tersebut, Bapak Ogo berhasil panen ikan gurame sebesar 720 kg.

Cara Budidaya Ikan Gurame

1. Seleksi Indukan Gurame Yang Baik

Untuk menghasilkan ikan gurame yang baik maka diperlukan indukan yang baik pula. Induk gurame yang baik termasuk dapat menghasilkan telur yang lebih memiliki energi tahan serta kapabilitas hidup.

A. Ciri-ciri Indukan Ikan Gurame Yang Siap Dipijahkan:

1. Perut yang menjadi lebih lembek ketika diraba
2. Perut membesar ke arah belakang
3. Anus dapat terlihat putih kemerahan

B. Ciri-ciri Indukan Betina Ikan Gurame Yang Baik :

1. Bagian perut terlihat membundar
2. Warna badan dapat relatif lebih terang
3. Susunan sisik sedikit membuka
4. Gerakan ikan tenang dan lamban

C. Ciri-ciri Indukan Jantan Ikan Gurame Yang Baik :

1. Warna badan kemerahan dan hitam terang
2. Susunan sisik normal
3. Bagian perut ikan dapat meruncing
4. Gerakan jadi lebih lincah.

2. Proses Pemijahan Ikan Gurame
Selanjutnya adalah sistem pemijahan ikan gurame atau sistem perkawinan ikan gurame. Proses pemijahan ini amat penting dikarenakan berasal dari sistem pemijahan ini dapat didapatkan ikan-ikan gurame anakan yang baru.

Berikut step sistem pemijahan ikan gurame :

A. Membuat Sarang Pemijahan.
Bahan yang digunakan untuk sarang dapat berwujud kelapa, rajutan karung atau ijuk yang di letakkan diatas anyaman tali. Penempatan bahan ini bertujuan sehingga memudahkan induk jantan untuk menyusun sarang.

B. Memindahkan Induk
Induk yang sudah dipilih untuk dipijahkan dipindahkan ke di dalam kolam pemijahan bersama menggunakan baskom atau ember besar berisi air sehingga ikan tidak stress. Perbandingan ikan yang ditebar adalah 1 ekor ikan untuk 5 m2 kolam bersama perbandingan jantan betina adalah 1:3.

C. Pemijahan Akan Berlangsung Satu Minggu Setelah Induk Berada di Kolam.
Induk jantan dapat sebabkan sarang lantas induk betina dapat meletakkan telurnya pada sarang. Induk betina bertugas untuk menjaga telur. Setelah itu, induk jantan dapat sebabkan sarang kembali untuk betina lainnya dan dapat membuahi telur ikan betina selanjutnya.

D. Penanganan dan Penetasan Telur Gurame
benih gurame
Langkah seterusnya setelah ditunaikan pemijahan adalah Anda harus melakukan penanganan dan penetasan telur gurame. Nah, untuk memahami pemijahan yang ditunaikan berhasil atau tidak dapat dilihat bersama mengamati permukaan air kolam.

Apabila tercium bau amis yang diikuti bersama timbulnya banya minyak di permukaan air, bermakna sistem pemijahan sudah terjadi. Umumnya, sistem pemijahan dapat berjalan selama tiga hari.

Jumlah telur yang dihasilkan oleh satu induk betina terkait bersama jenisnya, umumnya kurang lebih 5000-7000 telur. Meski begitu, keberhasilan pemijahan amat tergoda oleh sebagian faktor, layaknya kondisi perairan, susu kolam pemijahan hingga mutu pakan yang diberikan.

Pengangkatan sarang harus ditunaikan bersama hati-hati. Caranya adalah bersama memegang segi luar anggota bawah sarangnya.

Cara pengangkatan sarang ini amat mempengaruhi tingkat kebrhasilan menetasnya telur. Oleh dikarenakan itulah harus amat diperhatikan dan hati-hati di dalam mengangkat sarang. Disarankan untuk mengangkat sarang menggunakan wadah, layaknya baskom atau ember yang diisi bersama air.

Lama penetasan telur umumnya berjalan selama 2-3 hari setelah pemijahan. Penetasan berjalan pada suhu kurang lebih 27-28oC. Setelah benih berumur 11 hari maka dapat dipindahkan ke di dalam bak pendederan.

3. Proses Persiapan Bak Pendederan
kolam gurame
Sebelum benih ikan dipindahkan, maka Anda harus mempersiapkan kolam/bak pendederan. Berikut step di dalam persiapan bak pendederan :Kolam dibersikan dan dikeringkan.

Jika Anda menggunakan kolam tanah, maka tanah harus dicangkul untuk mempercepat sistem dekomposisi.

Kemudian perbaiki saluran terlihat masuk air kolam bersama menempatkan filter/saringan di pintu saluran masuk air. Hal ini bertujuan untuk melancarkan sirkulasi air dan meminimalisir serangan hama penyakit pada budidaya ikan gurame.

Berikut cara persiapan bak pendederan:

1. Pada H-10 tebar, lakukan:

2. Tebar secara merata GDM SaMe Granule Bio Organik bersama dosis 150 kg/ha lalu masukkan air hingga setinggi 30 cm.

3. Larutkan 5 kg GDM Black BOS bersama air, lantas siram/tebar merata ke air kolam. Ini bertujuan untuk menjaga PH pada air kolam tetap stabil, sekaligus mempersiapkan kolam sehingga mikroorganisme baik yang diperlukan oleh ikan gurame dapat tumbuh bersama optimal.

4. Pada H-7 sebelum saat tebar, semprot/siramkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis perikanan kedalam kolam, bersama dosis 10 liter/ha.

4. Proses Pendederan Ikan Gurame
Setelah kolam siap, benih dapat ditebar pada pagi (07.00-09.00) atau sore hari untuk menahan stress. Sebelum ditebar, benih diadaptasikan terlebih dulu bersama air kolam.

Caranya, bersama mengapungkan wadah berisi benih ikan di permukaan air kolam sehingga berjalan penyesuaian suhu. Setelah itu, buka wadah sehingga benih terlihat bersama sendirinya dan masuk ke di dalam kolam.

Berikut ini step persiapan dan pembuatan kolam ikan gurame:

A. Persiapan dan Pembuatan Kolam Ikan Gurame
Kolam yang digunakan untuk budidaya ikan gurame dapat berwujud kolam tanah, kolam tembok dan kolam terpal. Berikut dapat dibahas bagaimana persiapan dan pembuatan kolam ikan gurame:

I. Persiapan dan Pembuatan Kolam Tanah
1. Menggali wilayah yang dapat dibuat kolam.

2. Pematang dibuat bersama tinggi 1 m dan lebar 0,5 m untuk anggota atas, dan 1 m untuk anggota bawahnya.

3. Memasang pipa atau bambu besar untuk sesuaikan masuk dan keluarnya air

4. Cangkul tanah pada basic kolam sedalam 30 cm, lalu ratakan lagi. Ini bertujuan sehingga tanah jadi lembut setelah diberi air.

5. Buatkan saluran pada anggota sedang kolam bersama wujud memanjang. Mulai berasal dari pintu masuk air hingga pintu terlihat air. Buat bersama ukuran lebar 0,5 m dan kedalaman 15 cm. Saluran ini berfungsi sebagai tempat berkumpulnya gurame ketika sistem pemanenan.

6. Pupuk kolam bersama GDM SaMe sebanyak 150 kg/ha, lalu masukkan air hingga ketinggian 30 cm pada 10 hari sebelum saat tebar benih.

7. Larutkan GDM Black BOS sebanyak 5 kg disetiap 1 ha lahan secara merata pada 10 hari sebelum saat tebar benih.

II. Persiapan dan Pembuatan Kolam Tembok
1. Kolam digali lantas dibuat tembok atau beton

2. Pada sedang kolam dipasang saluran atau dipasang bat yakni semacam kubangan yang dapat mempermudah sistem pengisian/pembuangan air dan berfungsi pas pemanenan.

3. Kolam dibiarkan 2 hingga 3 hari.

4. Pupuk kolam bersama GDM SaMe sebanyak 150 kg/ha, lalu masukkan air hingga ketinggian 30 cm pada 10 hari sebelum saat tebar.

5. Larutkan GDM Black BOS sebanyak 5 kg disetiap 1 ha lahan secara merata pada 10 hari sebelum saat tebar benih.

6. Diamkan selama 10 hari, hingga mikroorganisme, plankton atau atau zooplankton yang diperlukan oleh ikan tumbuh dan berkembang.

III. Persiapan dan Pembuatan Kolam Terpal
1. Membangun dan merakit terpal layaknya kolam bersama penopang bambu atau kayu bersama kedalaman kurang lebih 90 cm.

2. Kolam terpal diisi air dan didiamkan hingga kurang lebih 1 minggu untuk menetralkan kolam terpal berasal dari bahan kimia serta merangsang perkembangan plankton sebagai makanan ikan gurame.

3. Larutkan GDM Black BOS sebanyak 5 kg disetiap 1 ha lahan secara merata pada 10 hari sebelum saat tebar benih.

4. Diamkan selama 10 hari, hingga mikroorganisme, plankton atau atau zooplankton yang diperlukan oleh ikan tumbuh dan berkembang.

B. Syarat Lokasi Kolam Ikan Gurame
1. Ketinggian wilayah antara 50-400 mdpl.

2. Suhu air berkisar antara 24-30ÂșC, ikan gurame harus berada di tempat bersama suhu yang stabil.

3. Kualitas air harus bersih, tidak tercemar dan tidak keruh.

4. Nilai derajat keasaman (pH) perairan berkisar antara 7-8.

5. Kandungan oksigen terlarut sekurang-kurangnya 2 mg/L.

C. Tahap Perawatan Kolam Untuk Ikan Gurame
kolam ikan gurame
I. Tahap Perawatan Kolam Terpal Untuk Ikan Gurame
1. Membersihkan terpal yang digunakan sehingga tidak berjalan pengendapan bahan organik berlebih yang dapat mempengaruhi mutu air kolam.

2. Mengisi kolam terpal bersama kuantitas air yang tepat

3. Dapat memasukkan eceng gondok ke di dalam kolam untuk kurangi efek suhu tinggi di dalam kolam.

4. Selain eceng gondok termasuk dapat menanam pohon peneduh disekitar kolam.

5. Membersihan kolam kolam secara berkala sehingga air kolam tetap terjaga kualitasnya.

6. Aplikasikan 10 liter Suplemen Organik Cair Spesialis Perikanan untuk 1 ha lahan disetiap 10 hari sekali.

7. Memeriksa pH pada air kolam

II. Tahap Perawatan Kolam Tembok Untuk Ikan Gurame
1. Menjaga keaadaan air sehingga tetap bersih.

2. Membersihkan kolam berasal dari kotoran yang dapat sebabkan air jadi keruh

3. Pergantian air ditunaikan 1 hingga 2 minggu sekali.

4. Pergantian air secara eektif sebaiknya ditunaikan sebanyak 30% berasal dari air yang ada di kolam.

5. Aplikasikan 10 liter Suplemen Organik Cair Spesialis Perikanan untuk 1 ha lahan disetiap 10 hari sekali.

6. Memeriksa pH pada air kolam

III. Tahap Perawatan Kolam Tanah Untuk Ikan Gurame
1. Memeriksa volume air yang ada pada kolam

2. Mengamati warna kolam secara berkala, seandainya keruh air harus diganti.

3. Memeriksa pH pada air kolam.

4. Memeriksa suhu pada kolam secara berkala.

5. Aplikasikan 10 liter Suplemen Organik Cair Spesialis Perikanan untuk 1 ha lahan disetiap 10 hari sekali.

5. Proses Pemindahan Bibit Ikan Gurame Dari Bak Pendederan Ke Kolam
Setelah ikan yang berada di bak pendederan sudah menjadi berkembang, maka ikan dapat dipindahkan ke di dalam kolam untuk pembudidayaan seterusnya hingga panen. Proses perpindahan bibit ikan gurame ditunaikan layaknya selanjutnya :

Keluarkan air di dalam bak pendederan sedikit demi sedikit.
Menggunakan scoop net untuk menangkap ikan.
Kemudian benih dimasukan ke di dalam wadah berisi air.
Letakkan wadah secara mengapung pada kolam dan biarkan ikan beradaptasi dengn suhu kolam dan dikeluarkan secara perlahan.
6. Cara Perawatan Budidaya Ikan Gurame
Ingin memahami rahasia berhasil budidaya ikan gurame yang terbukti meningkatkan keuntungan sebesar 331%. cek selengkapnya di https://gdm.id/probiotik-ikan-gurame/
Dalam budidaya ikan gurame, Anda harus menyimak perawatan pada ikan gurame sehingga ikan gurame dapat tumbuh bersama baik dan dapat di panen sesuai harapan. Berikut ini cara perawatan ikan gurame berdasarkan usianya:

A. Cara Perawatan Ikan Gurame Kecil
Perawatan pada ikan gurame kecil harus menyimak sirkulasi air dan mutu air yang baik. Pemberian pakan termasuk diperhatikan kualitasnya

B. Cara Perawatan Ikan Gurame Besar
Masih serupa bersama ikan gurame kecil, ikan gurame harus diperhatikan kebersihan kolam dan suhu air kolam. Air kolam yang kotor dapat sebabkan penyakit pada ikan gurame. pH pada air kolam termasuk harus netral.

7. Jenis dan Cara Pemberian Pakan Ikan Gurame
Perawatan pada ikan yang paling penting adalah pertolongan pakan. Perlu diperhatikan, pertolongan pakan ini termasuk harus diperhatikan mutu berasal dari pakannya itu sendiri. pakan yang memiliki mutu yang baik dapat meberikan efek yang baik termasuk untuk ikan budidaya, Anda.

A. Pemberian Pakan Ikan Gurame Kecil
Ikan gurame yang kecil dapat diberikan pelet halus bersama kadar 10% berasal dari keseluruhan bobot keseluruhan.

B. Pemberian Pakan Ikan Gurame Besar
Ikan gurame yang sudah berumur sebagian bulan dapat diberikan daunt alas, daun pepaya, daun singkong dll. Selain itu, dapat diberikan pakan selingan layaknya dedak, ampas memahami dan bungkil kedelai. Pemberian pelet ikan termasuk direkomendasi dikarenakan pelet ikan memiliki kadar gizi dan nutrisi yang baik untuk ikan.

8. Masa Panen Ikan Gurame
Masa panen pada ikan gurame umumnya adalah 8 bulan, bersama ukuran ikan adalah sebesar telapak tangan. Hal yang paling penting untuk diperhatikan di dalam panen ikan gurame adalah cara pemanenannya.

Menggunakan jaring yang halus amat direkomendasi sehingga tidak merusak sirip ikan dan seandainya sirip rusak dapat menurunkan mutu ikan tersebut. Selain menggunakan jaring, adalah bersama mengguanakan tangan.

Caranya adalah bersama menulusuri kolam lantas menangkatnya bersama perlahan dan hati-hati. Kemudian masukkan kedalam wadah, sehingga dapat dijual secara langsung.