Makanan Kering Khas Medan Paling Laku

Ada tidak sedikit hal yang dapat dilakukan oleh semua wisatawan ketika datang ke kota Medan. Di samping menjamah keragaman kebiasaan dan sisi historis sejumlah tempat wisatanya, merasakan kekayaan kuliner kota Medan pun tak boleh absen dari susunan kegiatan. Jejak kuliner di kota Medan yang tak kalah pelbagai bisa menciptakan semua orang membubuhkan hati pada kota berjuluk Kota Melayu Deli ini.

Jika anda termasuk di antara wisatawan yang ketika ini sedang sedang di ibu kota provinsi Sumatera Utara ini, kamu dapat mengajak diri berkeliling mengitari kota Medan dan mengunjungi tempat-tempat laksana warung santap atau pasar tradisional supaya bisa mengenalkan pelbagai makanan kering khas medan yang enak untuk lidahmu. Ada apa saja? Berikut sudah pilih belasan kuliner khas Medan yang dapat kamu coba.

1. Lemang / Lontong Khas Medan

Lemang lebih tidak sedikit ditemui di kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Meskipun keberadaannya lebih berpengaruh di Tebing Tinggi, lemang juga dapat kamu dapati di kota Medan. Lemang adalah makanan kering khas medan yang memakai bahan utama pangan berupa beras ketan. Lemang dimasak atau dimatangkan di dalam seruas bambu yang sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Cara memasak yang menarik pada makanan ini menciptakan lemang selalu dikejar oleh semua pengunjung.

Beras ketan yang dijadikan lemang dicampur bareng santan kelapa guna kemudian dibalut menggunakan daun pisang sampai berbentuk gulungan dan dimasukkan ke dalam seruas bambu. Lemang kemudian dihanguskan hingga matang di atas perapian panjang. Saat telah matang, lemang dapat langsung dimakan dalam suasana hangat. Biasanya lemang dihidangkan bareng campuran selai, durian, dan tape ketan. Sebagian orang pun ada yang memakan lemang bareng rendang, telur, dan lauk-pauk lainnya.

2. Rujak Kolam Medan

Untuk anda pecinta rujak yang bermukim di Jakarta, mungkin anda pernah datang ke gerai rujak mempunyai nama Warung Kolam yang sedang di pusat perbelanjaan Mangga Dua [awalnya di lantai dasar ITC Mangga Dua]. Rujak yang dikombinasi dan disajikan oleh gerai itu adalahrujak yang berasal dari Medan. Rujak itu kesatu kali dipasarkan di Medan, tepatnya di depan Istana Maimoon Medan di mana penjualnya berniaga rujak di Kolam Raya Medan.

Saat ini pengarang belum menemukan informasi apakah rujak ini masih dapat ditemui di Medan atau tidak. Jadi bila kamu penasaran dengan rujak empang medan, kamu dapat mencobanya ketika kembali ke Jakarta. Rujak empang medan sendiri sama laksana rujak pada umumnya. Bedanya, rasa dari rujak empang medan familiar pedas dan menyegarkan. Buah-buahan yang digunakan juga beragam, terdapat jeruk Bali, ubi, belimbing, nanas, pepaya mengkal, jambu air, jambu biji, bengkuang, mentimun, mangga muda, dan kedondong.

3. Mie Gomak

Mie Gomak sebutan nama beda dari spaghetti ala orang medan. Makanan ini berasal dari distrik yang lumayan terkenal yakni balige telaga toba. Mie gomak ini pun menjadi sajian makanan kering khas medan yang wajib anda cicipi.

Untuk rasanya terbilang lumayan istimewa sebab mempunyai bumbu-bumbu yang sedap. Mie gomak ini dapat anda temukan di dekat pasar balige, kabupaten toba samosir, sumatra utara. Harga 1 porsinya sendiri lumayan murah yaitu melulu 5000

4. Mie Balap Medan

Makanan khas Medan yang satu ini memang menyandang nama yang unik: mie balap. Berdasarkan keterangan dari penjelasan sebanyak masyarakat Medan, makanan berupa mie ini disebut mie pacu karena berawal dari kecepatan penjaja dalam menciptakan dan menyajikan mie untuk pelanggannya. Semenjak itu, mie cepat saji ini diberi nama mie balap. Salah satu mie pacu yang familiar dan menjadi kesayangan di Medan ialah Mie Balap Wahidin yang dapat didapati di Jalan Wahidin, Simpang Jalan Gajah, Medan.

Mie pacu biasa dibeli masyarakat Medan sebagai menu sarapan [jika di lokasi tinggal tidak terdapat sarapan atau sedang buru-buru ke kantor]. Penjual mie pacu yang ramai melulu buka selama tiga jam, bahkan kurang. Mie pacu sendiri adalahmie yang dipadu bumbu dan teknik memasak yang menciptakan rasanya pas di lidah, tidak terlampau berminyak dan pun tak terlampau kering. Kuah yang berpadu dengan mie lebih nikmat andai diberi sambal.

5. Bihun Bebek

Bihun ialah bahan pangan yang dapat dikreasikan menjadi pelbagai jenis masakan lezat. Di Medan, kamu dapat mencicip di antara kuliner berbahan utama bihun yang digabungkan dengan daging bebek. Bihun bebek namanya. Makanan khas Medan ini menyajikan bihun yang tercipta dari gabungan tepung beras dan tepung kanji sehingga membuat tekstur yang kenyal serupa tanghun. Kemudian bihun dihidangkan bareng menu pelengkap dan guyuran kuah segar.

Kuah bihun berupa kaldu bebek yang tidak berisi tidak sedikit minyak dan lemak. Rasa dari kuah kaldunya sendiri jernih, ringan, dan bahkan menimbulkan wewangian yang menggugah selera. Penyajian bihun bareng irisan daging bebek diperlengkap dengan peningkatan taburan kucai tanpa wewangian amis. Kemudian ada pun yang selalu muncul ke dalam satu mangkok bihun bebek, yaitu sambal yang rasanya pedas bercampur asam. Salah satu bihun bebek yang direkomendasikan ialah Bihun Bebek Asie yang sedang di Jalan Kumango, Medan.