Makanan Khas Jogja Salah Satunya yaitu Gudeg

Makanan Khas Jogja – Yogyakarta merupakan salah satu daerah istimewa yang tenar akan wisata kulinernya. Berbagai kuliner Jogja ini senantiasa menjadi incaran kudu bagi para turis lokal maupun mancanegara. Harganya pun terjangkau dan diolah bersama bahan-bahan yang sederhana.

Nah, kecuali kamu tengah rindu keadaan Jogja dan kenikmatan makanannya, nggak tersedia salahnya untuk merasa memasak sendiri di rumah. Makanan khas Jogja ini tersedia yang mampu menjadi sajian layaknya lauk pauk dan makanan berat. Namun tersedia terhitung Makanan Khas Jogja mudah untuk rekan minum teh dan kopi.

Penasaran apa saja resepnya? Dihimpun brilio.net berasal dari bebagai sumber terhadap Jumat (26/6), berikut sepuluh resep makanan khas Jogja yang digemari, enak, sederhana, praktis, dan cita rasanya ngangenin banget.

1. Gudeg.

Bahan-bahan:
– 1 kilogram nangka muda, cuci bersih, tiriskan
– 1/4 kilogram kelapa tua, parut, ambil santannya gram daging sapi
– 4 butir telur rebus

Bumbu halus:
– 10 siung bawang merah
– 5 siung bawang putih
– 6 buah kemiri sangrai

Bumbu rebusan:
– 1 bongkah besar gula merah, sisir
– 1 sendok makan ketumbar bubuk
– 2 ruas lengkuas, memarkan
– 5 batang serai, memarkan
– 7 lembar daun jeruk
– 7 lembar daun salam
– Garam secukupnya

Cara membuat:
1. Masak seluruh bahan kecuali telur rebus bersama api kecil hingga air santan berkurang separuhnya.
2. Masukkan telur rebus, sesudah itu masak lagi hingga air sangat kering dan gudeg berwarna cokelat gelap.
3. Keluarkan rempah daun, serai, dan lengkuas, sesudah itu sajikan gudeg yang sudah masak tadi.

2. Krecek.

Bahan-bahan:
– 1/4 kg kerupuk rambak/ krecek

Bumbu:
– setengah sdt penyedap rasa
– 4 buah cabai merah
– 4 sdm kecap manis
– 4 siung bawang putih
– 50 gr gula merah
– 6 siung bawang merah
– 8 cabai merah
– Air secukupnya
– Garam secukupnya
– Minyak untuk menumis

Cara membuat:
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan cabai.
2. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan, hingga beraroma. Masukkan air secukupnya bersama bersama garam, gula, kecap dan penyedap rasa. Biarkan hingga mendidih.
3. Jika sudah mendidih masukkan krecek atau kerupuk rambak, aduk hingga rata. Tunggu hingga bumbu meresap.
4. Sambal goreng krecek pedas siap disajikan.

3. Sate Klatak.

Bahan-bahan: gram daging kambing muda
– 3 lembar daun pepaya

Bumbu yang dihaluskan:
– 1 buah bawang bombay
– 1 ruas jahe
– 1 sdm ketumbar
– setengah blok gula merah
– 2 ruas lengkuas
– 3 butir kemiri
– 5 sdm air asam jawa
– 7 siung bawang putih
– Garam dan gula secukupnya

Cara membuat:
1. Rebus sebentar daging dan lemak sapi, potong kotak-kotak.
2. Bungkus daging bersama daun pepaya, diamkan selama 30 menit sehingga daging empuk.
3. Tumis bumbu halus hingga harum.
4. Keluarkan daging berasal dari daun pepaya, lumuri daging bersama bumbu halus, tambahkan kecap manis secukupnya. Diamkan selama satu jam.
5. Susun daging selang-seling bersama lemak sapi memanfaatkan tusukan sate.
6. Bakar sate hingga matang.

4. Mie lethek.

Bahan-bahan:
– 3 lembar mie lethek kering
– 1 buah wortel iris layaknya korek
– 1 butir kemiri
– 1 butir telur ayam
– 1/4 buah kubis
– 2 siung bawang merah
– 6 siung bawang putih
– Bawang goreng secukupnya untuk taburan
– Daun bawang dan daun seledri secukupnya
– Garam, merica, dan kecap secukupnya

Cara membuat:
1. Rendam mie lethek bersama air masak hingga lunak, tiriskan.
2. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan kemiri.
3. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan telur dan wortel. Setelah wortel agak matang, masukkan irisan kubis, tambahkan kecap.
4. Masukkan mi, daun bawang, dan daun seledri. Aduk hingga rata. Tambahkan garam dan merica. Koreksi rasa.
5. Sajikan mi lethek goreng bersama taburan bawang goreng.

5. Oseng mercon.

Bahan-bahan: gr tetelan daging sapi
– 2 lembar daun salam
– 3 sdm minyak goreng

Bumbu halus:
– 1 sdt garam gr cabai rawit merah
– 4 siung bawang putih
– 7 siung bawang merah

Cara memasak:
1. Rebus tetelan hingga empuk. Tiriskan. Iris kecil-kecil. Sisihkan.
2. Siapkan bumbu yang sudah dihaluskan, tambahkan daun salam, aduk.
3. Masukkan tetelan daging sapi. Aduk-aduk hingga bumbu meresap. Sajikan.

6. Jadah tempe.

Bahan-bahan:
– 1 kg ketan
– 2 buah kelapa
– 2 lbr daun pandan
– Garam secukupnya
– Daun pisang

Cara membuat:
1. Rendam ketan selama sedikitnya 2 jam, boleh lebih tergantung mutu ketan. Lalu cuci bersih dan tiriskan.
2. Kukus ketan bersama daun pandan selama 40 menit. Sambil menanti ketan dikukus. Bersihkan kulit ari kelapa selanjutnya parut secara manual, beri garam aduk rata.
3. Campur ketan yang dikukus bersama parutan kelapa, aduk hingga rata. Lalu kukus lagi selama 30 menit.
4. Angkat kecuali ketan sudah masak dan tidak lengket di tangan.
5. Selagi panas tumbuk ketan hingga halus dan lembut.

7. Nasi tiwul.

Bahan-bahan:
– 1 piring nasi tiwul
– 1 butir telur
– 4 siung bawang putih, cincang atau geprek
– Garam secukupnya
– Lada bubuk secukupnya
– Minyak goreng secukupnya
– Penyedap rasa secukupnya

Cara membuat:
1. Masukkan minyak goreng terhadap wajan, panaskan bersama api sedang. Kocok terlepas telur, sesudah itu goreng terhadap wajan. Orak arik hingga matang, sesudah itu sisihkan.
2. Tumis bawang putih terhadap wajan yang serupa bersama sedikit minyak, tumis hingga beraroma wangi. Kemudian masukkan nasi tiwul, garam, lada, penyedap rasa. Aduk seluruh bahan menjadi satu hingga rata.
3. Koreksi rasa dan sajikan bersama taburan bawang goreng.

8. Cenil.

Bahan-bahan: gr tepung tapioka gr tepung terigu
– 2 sdm gula pasir
– Air secukupnya
– Gula merah secukupnya
– Kelapa parut, jadi sedikit garam dan kukus hingga matang
– Pewarna makanan

Cara membuat:
1. Campurkan tepung tapioka dan terigu, tuang lebih dari satu tetes pewarna Makanan Khas Jogja dan air hangat. Aduk rata dan uleni hingga kalis.
2. Rebus air hingga mendidih.
3. Ambil sedikit adonan dan pulung memanjang, rebus hingga naik ke permukaan.
4. Dalam sebuah panci, didihkan sedikit air, cairkan gula merah dan gula pasir bersama sedikit air hangat. Masak hingga mengental.
5. Sajikan cenil bersama siraman air gula.

9. Geplak.

Bahan-bahan:
– 2 buah kelapa, parut gram tepung beras gram gula pasir ml air matang
– Pewarna makanan
– 1/4 sdt garam

Cara membuat:
1. Ayak tepung beras. Sangrai hingga kering. Tambahkan kelapa parut, aduk rata. Sisihkan sebentar.
2. Rebus air masak bersama gula pasir hingga mendidih dan gula larut.
3. Masukkan adonan tepung dan kelapa ke dalam air rebusan gula. Tambahkan garam, aduk rata hingga mengental dan mendidih. Angkat.
4. Bagi adonan menjadi lebih dari satu bagian dan beri tiap-tiap bagian bersama pewarna Makanan Khas Jogja, aduk rata.
5. Ambil adonan, wujud bulat-bulat kecil cocok selera.

Letakkan adonan di atas loyang dan biarkan dingin serta mengeras. Sajikan.

10. Kipo.

Bahan-bahan: gr tepung ketan
– setengah sdt vanilla essence gr kenapa parut
– 2 keping gula merah
– 2 lembar daun pisang
– 50 gr gula pasir
– 65 ml santan siap pakai
– Garam secukupnya
– Air secukupnya
– Mentega secukupnya
– Pasta pandan secukupnya

Cara membuat:
1. Didihkan air, sesudah itu masukkan gula pasir dan gula merah. Aduk hingga gula agak larut.
2. Tambahkan kelapa dan vanila essens, masak hingga berkurang dan kering.
3. Campurkan tepung ketan, santan dan pasta pandan, tambahkan terhitung garam terhadap wadah yang lain.
4. Uleni adonan bersama mengimbuhkan air sedikit demi sedikit, hingga adonan menjadi kalis
5. Ambil adonan cocok selera, sesudah itu mengisi di tengah adonan bersama isian, dan wujud adonan menjadi lonjong.
6. Siapkan wajan yang sudah diolesi mentega, selanjutnya taruh selembar daun pisang diatasnya.
7. Taruh kue kipo di atas wajan, memanfaatkan api kecil, dan jangan lupa bolak balik kue kipo. Angkat dan sajikan.

Jogja senantiasa sama bersama kota yang menyebabkan kangen. Meskipun berkali kali mengunjunginya senantiasa tidak pernah bosan. Selain nuansa kotanya yang membuat nyaman, makanannya terhitung membuat lidah puas. Mengunjungi Yogyakarta tak kudu hanya jalan-jalan saja, kamu terhitung mampu menggunakan saat untuk kulineran di kota Jogja. Makanan Khas Jogja dan minuman khasnya kudu Anda cobalah dikala ke Jogja. Selengkapnya liat ulasan berikut.

Makanan Khas Jogja Gudeg

11. Oseng Mercon

Makanan Khas Jogja bercita rasa pedas satu ini akan melengkapi perjalanan kamu di Jogja. Opseng Mercon merupakan kuliner yang memuat lemak, kulit, kikil serta tulang muda yang dimasak bersama bumbu super pedas. Sangat nikmat kecuali disantap bersama nasi hangat yang pulen. Salah satu Oseng Mercon yang tenar adalah Oseng Mercon Bu Narti yang mampu kamu dapatkan di Jl. Kh. Ahmad Dahlan, Ngampilan. Kamu terhitung mampu mempunyai oleh oleh oseng mercon karena sudah dikemas kalengan.

12. Gudeg

Gudeg dan Jogja tak mampu dipisahkan begitu saja, menempel erat layaknya lem. Sehingga untuk kamu yang tengah ke Jogja, sempatkan untuk merasakan Gudeg di kota asalnya. Gudeg merupakan olahan nangka muda yang dibumbu bersama rempah khusus. Gudeg kini terhitung mampu kamu bawa pulang untuk oleh oleh, bersama belanja Gudeg Kering. Ada lebih dari satu daerah layaknya di daerah Malioboro untuk kamu memperoleh Makanan Khas Jogja ini.

13. Wedang Uwuh

Wedang Uwuh yang punyai makna wedang sampah ini bukan berarti dibuat berasal dari sampah. Melainkan berasal dari lebih dari satu rempah dan dedaunan yang dipercaya punyai khasiat untuk tubuh. Sebenarnya minuman ini berasal berasal dari Imogiri Bantul yang biasanya disediakan dikala panas. Untuk rasa berasal dari minuman merah cerah ini lumayan unik perpaduan manus dan terhitung pedas. Wedang Uwuh ini mampu kamu dapatkan bersama mudah di lebih dari satu daerah makan di Jogja.

14. Rujak Es Krim

Kuliner khas Jogja satu ini terbilang unik bersama rujak buah yang diserut sesudah itu atasnya diberikan es krim. Bahan rujak yang biasanya digunakan adalah mangga muda, pepaya muda, bengkuang, kedondong hingga nanas. Kemudian seluruh bahan disiram bersama gula jawa dan di atasnya diberikan 1 scoup es krim. Untuk sadar rasanya kamu mampu mencobanya sendiri dikala tengah berada di daerah Istimewa Jogjakarta ini.

15. Geplak

Makanan ini merupakan jajanan tradisional yang tetap eksis hingga kini. Cita rasanya yang manis menjadi ciri khas karena terbuat berasal dari parutan kelapa, tepung dan gula. Warnanya terhitung lucu sehingga akan menyebabkan kamu tambah tertarik untuk memakannya. Karena tahan lama, makanan ini terhitung mampu kamu jadikan oleh oleh dikala bertandang ke Jogja. Kamu terhitung mampu mendapatkan makanan di daerah oleh oleh layaknya Malioboro.

16. Bakmi Jogja

Tak lengkap rasanya kecuali ke Jogja tak mencicipi Bakmi khas Jogja yang menggugah selera ini. Menu yang berbahan basic mie ini mampu kamu menentukan mendambakan mie kuning atau mie bihun, goreng atau rebus seluruh mampu sesuai bersama selera. Yang menyebabkan bakmi Jogja istimewa adalah prose memasaknya yang memanfaatkan anglo atau tungku berasal dari tanah liat. Bakmi Jogja yang tenar sedap berada di dekat Alun alun utara yakni bakmi Pak Pele.

17. Sego Abang Lombok Ijo

Kuliner khas Gunungkidul ini terhitung tak kalah nikmat dan kudu kamu cobalah dikala menginjakkan kaki di Jogja. Nasi merah di sajikan bersama gudeng daun pepaya, pepes, ayam goreng kampung, sayur lodeh dan terhitung menu lainnya. Meskipun terbilang sederhana, namun cita rasanya kudu kamu rasakan, lebih-lebih harganya terhitung terjangkau. Bisa dipastikan kecuali nafsu makan kamu akan naik bersama nikmati makanan ini.

18. Jadah Tempe

Jadah Tempe menjadi salahMakanan Khas Jogja berasal dari Kabupaten Sleman yang patut untuk kamu cicipi. Terbuat berasal dari ketan yang dicampur bersama kelapa menyebabkan rasanya gurih dan lezat. Untuk menjadi pedamping kamu terhitung mampu menentukan tempe bacem manis yang biasanya ditangkupkan bersama jadah. Salah satu jadah tempe yang tenar adalah Jadah Tempe Mbah Carik yang berada di Jl. Astomulyo, Hargobinangun, Pakem.

19. Belalang Goreng

Mendengar namanya saja sebetulnya cenderung menyeramkan dan bergidik. Namun Makanan Khas Jogja berasal dari Gunungkidul ini punyai protein yang tinggi. Jika kamu tidak geli kamu mampu membelinya karena biasanya dijual bersama kemasan toples. Rasanya renyah dan terhitung gurih dan kamu mampu memakan seluruh bagian tubuhnya. Harganya merasa berasal dari Rp. 20 ribuan untuk satu toplesnya dan biasanya banyak dijajakan di jalanan atau toko oleh oleh.

20. Bakpia Pathuk

Selain gudeg, jajanan satu ini terhitung sangat tenar di Jogja. Bakpia Pathuk merupakan kue bersama isian yang banyak ragam merasa berasal dari kacang hijau hingga keju. Makanan satu ini sangat cocok untuk dijadikan oleh oleh untuk keluarga di rumah. Di daerah Malioboro kamu akan mendapatkan bersama mudah jajanan ini, lebih-lebih kamu mampu berkesempatan untuk menyaksikan segera langkah pembuatannya. Satu kotak mampu dihargai merasa berasal dari Rp. 25 ribuan.

21. Entok Slenget

Sudah pernah nikmati daging entok? Entok merupakan unggas yang serupa bersama bebek. Daging entok dimasak bersama bumbu tertentu layaknya semur denagn cita rasa yang pedas. Karena pedasnya itulah menyebabkan masyarakat menyebutnya bersama entok slenget. Salah satu warung yang menyebabkan olahan ini dan sangat tersohor adalah Entok Slenget Kang Tanir. Yang berada di Jl. Pakem Turi, Sleman buka merasa jam 16.00 hingga jam 19.00.

22. Bir Pletok

Karena punyai warna yang kuning keemasan bersama busa di atasnya menyebabkan minuman khas Jogja ini diberi nama Bir Pletok. Beer ini tidak mempunyai kandungan alkohol sehingga tidak akan menyebabkan kamu mabuk. Namun bir Pletok dibuat berasal dari rempah rempah layaknya sereh, kapulaga, jahe, kayu manis dan lain sebagainya. Beberapa daerah makan di Jogja banyak yang sedia kan bir pletok ini. Daripada penasaran lebih baik kamu mencobanya langsung.

23. Wedang Ronde

Minuman khas Jogja yang tidak mampu dilewatkan selanjutnya adalah wedang ronde. Minuman yang terdiri berasal dari air gula yang diberikan jahe dan menyebabkan tubuhmu hangat. Kemudian ditambahklan bulatan warna warni yang terbuat berasal dari ketan. Bulatan ini berisikan kacang tanah yang menyebabkan cita rasanya unik. Wedang Ronde sangat tepat dikonsumsi dikala musim hujan sudah berkunjung karena mampu menyebabkan hangat.

24. Es Semlo

Saat keadaan panas minum es menjadi hal yang menyegarkan. Kamu mampu nikmati es semlo dikala datang ke Jogja. Es semlo berbahan basic pisang yang sesudah itu di riam bersama air berasal dari larutan gula dan rempah rempah. Kemudian ditambahkan air jeruk nipis dan es batu. Warnanya terhitung menarik dan terbuat berasal dari bahan alami yakni kayu secang. Tertarik nikmati es semlo yang unik satu ini?

25. Brongkos Jogja

Kuliner satu ini serupa bersama rawon dan mampu kamu temukan di Jogja. Yang membuatnya berbeda adalah pemakaian santan terhadap bronkos dan rawon tidak memanfaatkan santan. Untuk isian bronkos sendiri terdiri berasal dari daging, kacang tolo, melinjo serta cabai sehingga cita rasanya pedas. Warung bronkos yang melegenda dan kudu kamu cobalah adalah Brongkos Warung Ijo Bu Padmo yang berada di Jl. Gading No 2. Untuk jam bukanya merasa berasal dari jam 7.00 hingga jam 16.00.

26. Sate Klatak

Penyuka Sate? Kamu kudu mencoba sate berasal dari kambing muda ini. Yang membedakan sate ini bersama sate terhadap biasanya adalah kuah gulai yang menjadi pelengkapnya. Hal unik lainnya, sate klatak mengunakan jeruji sepeda sebagai tusukannya. Disebut sate klatak karena begitu daging menyentuh pemanggang akan menghasilkan klatak klatak. Membayangkan dinikmati bersama satu porsi nasi hangat tentu saja akan menyebabkan air liur kamu menetes.

Ada lebih dari satu daerah yang sedia kan sate klatak bersama rasa yang jempolan. Seperti sate klatak Pak Bari yang langkah penyajiannya tak mengunakan kuah gulai melainkan tongseng. Dagingnya yang tidak tipis terhitung dimasak bersama prima sehingga masak merata. Kamu mampu segera menuju ke Pasar Wonokromo di Jl. Imogiri Timur No. 5, Pleret, Bantul.

Tak hanya menyajikan pengalaman yang tak terlupakan, Jogja terhitung punyai banyak kuliner yang kudu untuk dijajal. Dari menu tradisional hingga menu modern yang akan menyebabkan perut kamu kenyang dan puas. Beberapa makanan sebetulnya sudah tenar namun lebih dari satu terhitung tetap belum banyak orang yang tahu. Selain itu minuman khas Jogja yang kaya akan rempah terhitung patut untuk kamu cobalah sehingga merasakan khasiatnya. Sudah memutuskan mencoba yang mana?