Masa Smp yang Penuh Cerita

masa smp yang penuh cerita – Dulu saat lulus SD aku amat benci pelajaran yang tertulis manis di jadwal pelajaran SMP itu. Pelajaran yang menurut pemikiran kanak-kanak aku adalah suatu hal yang teramat susah dan hanya membawa dampak stress, kurangi indahnya era SMP yang semestinya membahagiakan dan penuh pelajaran menyenangkan dan pasti saja, pelajaran yang semestinya lenyap berasal dari daftar jadwal: Bahasa Inggris!
Ya. Ini bermula berasal dari buku LKS bhs Inggris tetangga sebelah rumah aku yang sering dipamerkan pad aku saat aku tetap SD dan kalimat aneh bin ajaib yang sering diucapkannya bersama membaca kalimat yang serupa sekali tidak berbunyi layaknya yang diucapkannya. Tentu saja membaca LKS bersama kertas warna abu-abu bertuliskan dua kata yang sesudah itu amat aku takuti dan aku benci: Bahasa Inggris!

Masa Smp yang Penuh Cerita

Sebenarnya jika boleh jujur selagi itu rasa risau lebih mendominasi daripada rasa benci aku terhadap bhs Inggris. Dimana nggak takut, semua kata yang ada di LKS bhs Inggris (yang kelak terhitung dapat aku miliki) yang ditunjukkan tentangga aku itu didalam bhs inggris! Bahkan terhitung instruksi pengerjaan soal pun menggunakan bhs Inggris. Ya Robb.. bagaimana nasib anak kampung yang nggak dulu belajar bhs inggris selama di SDnya layaknya aku ini? Jadilah sejak SD sayas udah risau pelajaran bhs Inggris, udah merasa bhs inggris amat susah sejak pertama kali tetangg saya‘pamer’ LKSnya yang ajaib itu.
“Lihat ya, ini bacanya wan!” kata tetangg aku bernama Danik itu sambil menunjuk LKSnya
“Kok wan sih, Mbak? Kan tulisannya One?” Tanya aku lugu
“Ya kan namanya bhs Inggris, tulisan serupa cara bacanya itu beda. Ah nanti anda terhitung tau sendiri kalo udah masuk SMP” pungkasnya.masa smp yang penuh cerita

Saya semakin bingung. rasa-rasanya bhs Jawa yang punya tiga tingkatan saja tak se ribet itu bacanya. Apalagi saat SD amat minim sekali aku mendapat pelajaran bhs inggris, atau malah tidak dulu serupa sekali ya? Seingatku di bagian belakang LKS (kalau era SD aku dulu satu LKS untuk semua mata pelajaran dengan kata lain digabung antara Agama, PPKN, IPA, IPS, dsb) ada gambar-gambar spesifik dan pilihan kata didalam bhs inggris dibawahnya untuk di cocokkan. Beberapa kali dulu guru mengulas lembaran-lembaran akhir LKS itu tapi bukan bersama menyuruh siswa mengerjakan melainkan langsung memberi kunci jawabannya. Gimana sudi bisa?masa smp yang penuh cerita
Tapi kelanjutannya tiba terhitung lah era SMP. Di SMP bhs inggris adalah pelajaran wajib, bahkan masuk jajaran pelajaran untuk Ujian Nasional. Makanya tidak melihat mata pelajaran itu di daftar jadwal adalah sebuah kemustahilan. Bisa nggak bisa, tau nggak tau, ngerti nggak ngerti, bhs Inggris adalah harga mati. Harus bisa!
Dan pasti saja kelanjutannya aku mendapat apa yang sering dipamerkan tetangga aku dulu saat aku tetap SD: LKS Bahasa Inggris! Kubuka-buka LKS itu merasa halaman pertama hingga paling akhir dan tak kutemukan kata didalam bhs Indonesia bahkan bhs Jawa jika di bagian depan, tulisan Penulis, Penerbit dan sebagainya. Selebihnya semuanya didalam bhs Inggris!
Ternyata momok bhs inggris tak berhenti hingga disitu, terhadap hari pertama pelajaran muncullah seorang guru bertampang serius yang menenteng banyak sekali buku di tangan. Kesan pertama yang menakutkan! Itulah kesan pertama berkenaan pak Sam (yang jika saja beliau bukan guruku mengidamkan sekali memanggil beliau bersama Paman Sam, layaknya julukan negara Amerika. Hehehe) yang tetap kuingat hingga sekarang. Seorang guru yang serius ulang menakutkan!. Untunglah kesan pertama itu musnah di menit-menit awal pelajaran saat beliau memperkenalkan diri. Beliau ternyata seorang guru yang kocak. Tidak ada ulang kesan serius bahkan menakutkan, sebaliknya pak Sam adalah sosok yang menyenangkan dan penuh canda. Alhamdulillah.
“Jangan risau serupa bhs Inggris, bhs Inggris itu sanggup membuat kalian keliling dunia!” kata pak Sam bersemangat
“Jangan dibayangkan yang susah-susah dulu. Kita belajar berasal dari yang paling sederhana” sambungnya lantas merasa menulis beberapa kata di papan tulis.
Kuamati bersama takzim kalimat aneh yang dituliskannya di papan tulis.
“Nah, perhatikan ini!” pak Sam memecah keheningan.
“Ini dibacanya it, “ katanya sambil menunjuk tulisan eat
“Kok sanggup menjadi it? Kan tulisannya eat? Jadi jika di bhs Inggris ‘ea’ itu dibaca i? kok sanggup gitu gimana ceritanya?” banyak pertanyaan menyergap aku selagi itu tapi aku tetap diam. Takut bertanya.
Selanjutnya mengalirlah sepuluh kalimat pertama didalam bhs Inggris di pertemuan itu. Pak Sam stimulus sekali mencontohkan terhadap kita murid-murid barunya. Sementara hingga kata ke sepuluh aku tetap saja bingung bagaimana ceritanya ea sanggup dibaca i. Belum ulang kebingungan-kebingungan lain berasal dari kalimat nomor dua hingga sepuluh. Tapi aku risau bertanya.masa smp yang penuh cerita
Ketakutan dapat pelajaran ini amat diuji. Tak berhenti hingga sepuluh kata basic tadi. Pak Sam kelanjutannya memberi umpama cara membaca beberapa kalimat basic bhs Inggris dan memberi artinya. Kalimat-kalimat selanjutnya diantaranya ‘What is your name?’, ‘Where do you live?’ dan sebagainya. Dan… mesti menghafal semua kalimat-kalimat itu!
Susah payah aku mengingat dan menghafal cara membaca kalimat-kalimat aneh itu. Sering pula aku mengucapkan ‘my name is’ bersama ‘mainem is’ (dengan e dibaca layaknya e terhadap kata lembah) yang kelanjutannya aku memahami itu keliru dikarenakan itu tidak layaknya umpama yang diberikan oleh pak Sam melainkan layaknya nama keliru seorang tetangga saya.
Dan parahnya saat pertemuan sesudah itu di kelas, sayalah yang ditunjuk! Ya Robb.. apa pak Sam tau ya betapa aku risau pelajaran ini sehingga ditunjuk? Ah, entahlah. Tau-tau pak Sam udah berada di dekat bangku aku selagi itu, bersiap memberondong pertanyaan-pertanyaan cocok kalimat-kalimat yang mesti dihafal sebelumnya.
“What is your name?” tanya pak Sam santai
“My name is Wintari” jawabku, kuyakin tetap keliru di kata ‘my name is’
“Where do you live?” pak Sam tetap melanjutkan
“I live in Piji” jawabku sambil gemetaran
Saya tetap duduk takzim menanti apakah kurang lebih guru aku yang mendadak menjadi menakutkan ulang dikarenakan menunjukku itu dapat bertanya-tanya lagi. Kupanggil semua memori didalam otakku untuk menyiapkan jawaban, menggelar hafalan yang ada masalah payah kusimpan. Tapi ternyata pak Sam tak bertanya apapun lagi! Justru satu kata yang kuingat hingga sekarang dan konsisten memotivasiku menjadi penutup ketakutanku selagi itu menjadi penutup dua pertanyaan sebelumnya.
“Good!” ucap pak Sam singkat sambil tersenyum
Begitulah akhir berasal dari kecemasan aku terhadap bhs Inggris. Ya, ternyata hanya butuh selagi dua kali pertemuan dan satu kata ajaib ‘good!’ berasal dari pak Sam untuk membuatku berbalik arah menjadi jatuh cinta terhadap bhs Inggris. Ini terhitung yang aku pelajari saat kuliah di Sekolah Tinggi Keguruan selagi ini, berkenaan betapa pentingnya reward berasal dari guru kepada siswa untuk sekecil apapun pencapaian mereka. Kutahu selagi itu dua jawaban pendekku dapat dua pertanyaan pak Sam pasti belum sempurna benar dan bisa saja saja belum layak disebut ‘good’. Tapi penghargaan kecil itu, entah pak Sam sadari atau tidak, udah menghapus rasa risau dan pesimisku dapat bhs Inggris. Satu kata yang menjadi titik tolak dan sumber kepercayaan baru didalam diri: aku pasti sanggup menguasai bhs Inggris!

***
Dua th. sesudah lulus berasal dari SMP, aku menjadi kontingen termuda mewakili SMK N 1 Ngawi untuk ikut lomba debat bhs Inggris antar SMK se-Jawa Timur. Biasanya perwakilan sekolah untuk lomba bergengsi ini tetap kelas 3, Alhamdulillah selagi itu sayamasih kelas 2 dan sanggup menjadi bagian berasal dari Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jatim di Jember dan bersama dua kakak kelasku sukses membawa SMK N 1 Ngawi menjadi peringkat 15 Jawa Timur.
Setahun setelahnya aku ulang ditunjuk mewakili sekolah. Dan Alhamdulillah sanggup menjadi peringkat 4 dengan kata lain juara harapan 1 untuk ajang lomba debat bhs Inggris antar SMK paling bergengsi se-Jawa Timur itu. Di th. yang serupa pula sukses menjadi juara 2 lomba pidato bhs Inggris utk siswa SMA sederajat se-karasidenan Madiun. Serta beberapa kali mengikuti perlombaan bhs Inggris lain, diantaranya cerdas detil bhs Inggris TNI AU hingga babak semi final.masa smp yang penuh cerita
Saya semakin cinta bhs Inggris. Dan tanpa sangsi memasukkan dua kata itu pula di lembar pendaftaran ke perguruan tinggi area aku belajar sekarang. Alhamdulillah biarpun pasti aku tetap jauh berasal dari sempurna, kecintaan terhadap bhs Inggris dan rasa yakin diri menggunakannya udah mengantarkan aku merasakan beberapa pengalaman luar biasa. Selain biasa membawakan siaran berbahasa Inggris di dua radio di Ngawi dan beberapa kali diminta menjadi MC lomba-lomba berbahasa Inggris, Alhamdulillah di semester awal aku sukses menjadi finalis lomba kritik sastra cerpen berbahasa Inggris untuk mahasiswa se Jatim, Jateng dan DIY meski tidak menjadi juara pertama. Setidaknya aku udah memperlihatkan terhadap diriku sendiri bahwa sesungguhnya kecemasan didalam diri kita sendiri lah yang terhadap kelanjutannya dapat membunuh semua kapabilitas kita. Dan sebaliknya, kepercayaan didalam diri adalah sebuah daya besar yang sanggup mempengaruhi hal-hal tidak bisa saja menjadi mungkin.
So, yang tetap ngerasa nggak PD dikarenakan nggak sanggup ngomong bhs Inggris, tetap minder dikarenakan selagi di SD nggak dulu diajarin bhs Inggris atau tetap risau untuk ‘mencintai’ bhs Inggris, semoga sesudah baca kisah aku menjadi stimulus belajar bhs Inggris ya. Ingat, your language is the limit of your world. Bahasamu adalah batas duniamu. Kalau nggak sudi mengakses diri untuk belajar bhs lain, ya pasti kita dapat ada masalah untuk sanggup ‘melebarkan sayap’, jika kita hanya sanggup bhs jawa dan bhs Indonesia, ya bakalan rempong jika sudi ke luar negeri, kelanjutannya mandeg aja deh di didalam negeri dengan kata lain nggak sanggup atau nggak PD ke negara lain jika sewa jasa translator. Bahkan guruku selagi di SMK bilang: Jaman sekarang orang sanggup bhs Inggris itu biasa, yang luar biasa itu adalah orang yang nggak sanggup bhs Inggris (luar biasa aneh maksudnya. Hehehe). Yuuk jangan takut, mumpung tetap banyak selagi mari kita mengisi bersama stimulus dan kerja maksimal. Taklukkan ketakutanmu, taklukkan dunia!masa smp yang penuh cerita