Xpander Modifikasi Warna Putih

Clear, rapi, dan minimalis jadi label yang pas disematkan pada Xpander milik Gilang ini.

Apalagi aksen-aksen krom dihilangkan whole dari eksterior sehingga membuat mobil ini enggak dapat lagi disebut elegan. Padahal, warna putih asli pada Modifikasi Xpander Sport ini terkesan lebih cocok dengan gaya elegan, tapi Gilang lebih suka tampil anti-mainstream. “Niatnya sekarang lebih whole lah supaya tampil sporty jadi semua krom tuh ditutupin,”. Sampai-sampai gril depan lagi dibungkus sticker hitam shiny.

Sisi eksterior lain dipenuhi aksesori seperti headlamp projector, DRL + operating sein, sampai double spoiler di buritan. “Itu mix dari yang Autotivo sama W7 Carsmetic,” tukas Gilang. Perubahan dengan tone putih bahkan menyentuh sektor kaki-kaki dengan memakai replika TE27 ukuran diameter 18 inci.

“Lebar belakang 8,5 kalau yang depan 8. Ini ban lagi udah ganti lagi ukurannya biar makin ngotak gitu, makanya pakai 225/45 R18,” sambungnya. Paling berubah yakni arrange kaki-kaki yang sebelumnya pakai arrange customized kini telah pakai Eibach. “Reducing equipment, per yang Eibach itu tapi customized lagi dikit biar pas setingannya,” terang Gilang lagi. Dengan arrange kaki-kaki baru, kurang rasanya bila mesin tak kena sentuhan sedikit pun. Untuk itu Gilang sedikit memoles jantung pacu Xpander miliknya mulai dari mengganti filter udara dengan Okay&N Racing, booster dari R-Mission, dan grounding wire.

Knowledge modifikasi

Wheels

  • Rims replika Volkracing TE37 lebar 8-8.5
  • Tires Falken 225/45 R18
  • Spring Eibach

Eksterior

  • Lampu depan Projektor 35 watt tremendous vibrant 2.5 inch bmw shroud & Osram HID headlamp
  • DRL + Working Sein lexus mannequin
  • Slim body DRL
  • Bodykit Oem + customized tutup foglamp depan
  • Grill depan black shiny
  • Bezzel equipment (garnish depan)
  • Spoiler belakang & ext wing
  • Lampu belakang : customized stoplamp lazy eyes seqeuntial
  • Rear bumper center lamp
  • Reflector bumper belakang
  • KF solargard black phantom

Engine

  • Airfilter Okay&N Racing Filter
  • Booster R-Mission Volt stabilizer
  • Kabel grounding D1 spec

Luasnya ruang fender, ukuran PCD yang umum, plus desain bodi sporty, membuat Mitsubishi Xpander makin ganteng mengusung velg aftermarket berdiameter lebih besar.

Drive and Hype – Buat sebagian besar orang, langkah pertama modifikasi biasanya dimulai dari penggantian velg standar. Velg standar LMPV yang biasanya berada di kisaran diameter 13 hingga 16 inci, sering mengalami penggantian oleh banyak pemiliknya, Banyak di antara mereka mengakui, “Ingin tampilan lebih gagah dan keren”. Dan pastinya, menjadi pembeda di tengah ribuan bahkan jutaan LMPV sejenis yang berseliweran di jalan tiap harinya.

Bicara soal penggantian velg standar Mitsubishi Modifikasi Xpander Sport, ada baiknya menyimak spesifikasi standarnya dulu. Mitsubishi Xpander punya dua mannequin velg standar yaitu 15 inci untuk tipe GLS dan GLX, dan diameter 16 inci untuk tipe Exceed, Sport, dan Final. Untuk versi velg 15 inci dibalut ban ukuran 185/65-R15, sedangkan velg 16 inci dilapis ban 205/55-R16. Kedua jenis velg ini sama-sama berukuran PCD 5×114,3mm. Sedangkan offset velg sendiri berada di angka +45.

Besaran ukuran PCD inilah yang kadang menentukan banyaknya pilihan mannequin velg racing berdiameter lebih besar. PCD merupakan singkatan dari Pitch Circle Diameter, dengan pemahaman sederhananya yakni jarak antar lubang baut roda pada velg.

“Idealnya, kalau mau mengganti velg lebih gede, dapat naik 2 ukuran, semisal dari ukuran 16 inci menjadi 18 inci. Kalau mau pakai ring 17 inci bahkan lebih nyaman lagi, karena dinding ban masih tebal, seperti 225/50-17. Bahkan kalau dapat memainkan ukuran ban yang pas, ring 19 inci pun masih aman masuk ke Xpander,” jelas Wibowo Santosa dari Permaisuri Ban.

Untuk aplikasi velg 19 inci dan masih dalam batas wajar, dapat mengadopsi ban ukuran 225/40-19. Diakui Bowo, sapaan akrabnya, ada kastemernya yang memasukkan ring 20 inci dan ternyata aman saja tanpa kendala mentok. “Meski ini tidak disarankan karena telah melewati batas perbandingan dengan standarnya.”

Selain ukuran, hal penting yang patut diperhatikan adalah mannequin penampang velg yang biasanya terbagi pada mannequin palang, piringan penuh, dan jari-jari. “Untuk Xpander, hindari mannequin velg berpenampang penuh atau mannequin nge-blocked, karena tidak sesuai dengan desain fender bodi  yang memiliki garis fender melingkar agak jauh dari bibir fender. Kalau dipaksakan pakai velg mannequin nge-blocked, dari samping Xpander Anda akan terlihat seperti papan, rata saja tidak ada kontur,” senyum Wibowo yang gemar humor ini.

“Paling tidak kalau mau predominant nyaman, silakan pakai ring 18 saja, dapat pakai profil 45-50. Kalau misalnya pakai Michelin Primacy dapat ambil ukuran 225/45-18, sedangkan kalau pakai Toyo T1-Sport masih dapat bermain di 225/50-18,” imbuh Bowo.

Beberapa foto di atas menunjukkan aplikasi velg diameter besar antara ring 17″ hingga 19 inci yang diaplikasikan ke Mitsubishi Modifikasi Xpander Sport milik para kastemer dan pelanggan Permaisuri Ban dari ketiga outlet-nya di bilangan Mahakam – Kebayoran Baru, Radio Dalam, dan BSD.